{"id":501,"date":"2018-09-18T09:45:32","date_gmt":"2018-09-18T09:45:32","guid":{"rendered":"http:\/\/pkmprambanan.com\/?p=501"},"modified":"2019-08-17T03:34:09","modified_gmt":"2019-08-17T03:34:09","slug":"mengenali-gejala-serangan-jantung-dan-stroke","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pkmngaglik1.slemankab.go.id\/?p=501","title":{"rendered":"MENGENALI GEJALA SERANGAN JANTUNG DAN STROKE"},"content":{"rendered":"<p>Serangan jantung dan stroke sering terjadi secara mendadak, namun ternyata ada tanda peringatan sebelum serangan terjadi<\/p>\n<p>Serangan jantung dan stroke sering terjadi secara mendadak, namun ternyata ada tanda peringatan sebelum serangan terjadi. Mengenali tanda dan gejala serangan stroke dan jantung dapat mempercepat penanganan dan pertolongan medis. Selain itu, mengetahui upaya pertolongan pertama juga dapat membantu mengurangi kerusakan atau tingkat keparahan yang terjadi dan dapat menyelamatkan jiwa seseorang.<\/p>\n<p>Bagaimana mengenali tanda peringatan sebelum terjadi serangan jantung?<\/p>\n<p>Rasa tidak nyaman pada dada<br \/>\nUmumnya serangan jantung menunjukkan tanda seperti rasa tidak nyaman pada bagian tengah dada yang berlangsung lebih dari beberapa menit lalu hilang dan maju kembali. Rasa tidak nyaman muncul seperti tertekan benda berat, dada terasa penuh, atau rasa sakit.<br \/>\nRasa tidak nyaman pada bagian tubuh yang lain<br \/>\nGejala yang dirasakan seperti rasa nyeri atau tidak nyaman pada satu atau kedua lengan, punggung, leher, rahang, atau perut.<br \/>\nSesak nafas<br \/>\nTanda dan gejala yang terkadang juga timbul adalah keringat dingin, mual, dan kepala terasa pusing atau ringan.<br \/>\nBagaimana mengenali tanda peringatan sebelum terjadi serangan stroke?<\/p>\n<p>Salah satu wajah seperti menurun di salah satu sisinya<br \/>\nCara mengetahui tanda ini adalah dengan melihat dicermin ketika tersenyum. Pada orang yang mengalami serangan stroke akan terlihat salah satu sisi wajahnya lebih turun dari yang lain.<br \/>\nLengan menjadi lemah<br \/>\nCaranya dengan mengangkat kedua tangan hingga setinggi dada. Salah satu tangan akan jatuh kebawah yang menandakan bahwa terjadi serangan stroke.<br \/>\nKesulitan berbicara<br \/>\nPada orang yang mengalami serangan stroke, ucapannya menjadi tidak jelas.<br \/>\nJika semua gejala diatas sudah dirasakan maka perlu segera dibawa ke UGD.<br \/>\nBeberapa gejala penyerta yang kemungkinan juga timbul saat serangan stroke adalah:<\/p>\n<p>Nyeri kepala parah tanpa penyebab yang jelas<br \/>\nMengalami kesulitan berbicara atau susah memahami pembicaraan orang lain<br \/>\nMengalami kelemahan pada salah satu sisi badan<br \/>\nKesulitan melihat pada satu atau kedua mata<br \/>\nKesulitan berjalan, pusing, kehilangan keseimbangan atau koordinasi<br \/>\nBagaimana pertolongan pertama yang dapat diberikan pada serangan jantung?<br \/>\nPertolongan pertama dan pengobatan medis yang segera dilakukan dapat mengurangi tingkat keparahan kerusakan jantung. Pertolongan pertama yang dapat dilakukan saat terjadi serangan jantung adalah:<\/p>\n<p>Menghubungi rumah sakit atau nomor telepon bantuan darurat<br \/>\nJangan pernah mengabaikan gejala serangan jantung lebih dari lima menit. Segeralah untuk ke unit gawat darurat (UGD) bersama keluarga atau teman.<br \/>\nKunyah atau menelan aspirin, namun jika memiliki alergi pada aspirin maka tidak perlu mengkonsumsi aspirin.<br \/>\nJika dokter meresepkan nitrogliserin atau isosorbide dinitrate (ISDN), maka ketika merasakan gejala serangan jantung dapat segera dikonsumsi sesuai anjuran dokter. Jika belum pernah mendapatkan resep ISDN jangan pernah dikonsumsi karena dapat menyebabkan bahaya yang lebih parah.<br \/>\nJika sedang bersama orang yang terkena serangan jantung dan tidak sadarkan diri bisa mulai dilakukan CPR (Cardio Pulmonary Resusitation). Jika belum menerima pelatihan CPR, sebaiknya hanya melakukan penekanan dada.<br \/>\nJika terdapat Defibrilator Eksternal Otomatis (AED) dan orang yang mengalami serangan jantung tidak sadarkan diri. Lakukan CPR selama alat masih dipersiapkan. Ikuti instruksi AED.<br \/>\nBagaimana pertolongan pertama yang dapat diberikan pada serangan stroke?<br \/>\nPada orang yang mengalami serangan stroke, semakin cepat dilakukan pertolongan maka semakin mengurangi tingkat kerusakan otak. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan sebagai upaya pertolongan pertama:<\/p>\n<p>Menghubungi rumah sakit atau nomor telepon bantuan darurat. Tetaplah tenang selama menunggu bantuan darurat.<br \/>\nJika sedang merawat orang lain yang mengalami serangan stroke, pastikan berada dalam posisi yang aman dan nyaman. Sebaiknya, posisikan berbaring miring dengan kepala sedikit lebih tinggi. Posisi tersebut dapat mencegah tersedak ketika muntah.<br \/>\nMelihat kondisi apakah bernafas. Jika tidak tidak bernafas sama sekali maka dapat dilakukan CPR. Jika mengalami kesulitan bernafas, maka kendurkan pakaian.<br \/>\nJangan memberi makanan atau minuman apapun.<br \/>\nHindari menggerakan tubuh orang yang sedang mendapatkan serangan stroke jika mengalami kelemahan pada anggota tubuhnya.<br \/>\namati setiap perubahan kondisi dan sampaikan kepada dokter<br \/>\nBagaimana cara mencegah serangan jantung dan stroke?<br \/>\nMelakukan pola hidup yang sehat akan memberikan keuntungan pada usia berapa pun. Berikut terdapat dua cara pola hidup sehat yang dapat membantu mencegah serangan jantung dan stroke:<\/p>\n<p>Memiliki pola makan yang sehat<br \/>\nMakanan yang dikonsumsi setiap hari dapat membantu menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung dan stroke. Pilihlah makanan yang memiliki kandungan rendah lemak dan garam. Perbanyaklah mengkonsumsi buah, sayuran, biji-bijian kaya serat, ikan, dan kacang-kacangan. Pilihlah produk susu yang rendah lemak dan konsumsi daging unggas tanpa kulit. Jika akan konsumsi daging, maka pilihlah yang tanpa lemak.<br \/>\nMelakukan aktifitas fisik secara rutin<br \/>\nLakukan aktifitas fisik secara rutin seperti jogging atau berlari selama minimal 30 menit setiap hari.<\/p>\n<p>Sumber:<\/p>\n<p>American Heart Association. Warning Signs of Heart Attack, Stroke and Cardiac Arrest. Diperoleh 20 Desember 2017 dari: http:\/\/www.heart.org\/HEARTORG\/Conditions\/911-Warnings-Signs-of-a-Heart-Attack_UCM_305346_SubHomePage.jsp<br \/>\nAmerican Heart Association. (2015, April). How to Help Prevent Heart Disease-At Any Age. Diperoleh 20 Desember 2017 dari: http:\/\/www.heart.org\/HEARTORG\/HealthyLiving\/How-to-Help-Prevent-Heart-Disease&#8212;At-Any-Age_UCM_442925_Article.jsp#<br \/>\nHealthline. (2017, 15 Maret). First Aid for Stroke. Diperoleh 10 Januari 2018 dari: https:\/\/www.healthline.com\/health\/stroke\/stroke-first-aid<br \/>\nMayo Clinic. (2017, 28 Juli). Heart Attack: First Aid. Diperoleh 10 Januari 2018 dari: https:\/\/www.mayoclinic.org\/first-aid\/first-aid-heart-attack\/basics\/art-20056679<br \/>\nMedline Plus. (2017, 21 December). Heart Attack First Aid. Diperoleh 10 Januari 2018 dari: https:\/\/medlineplus.gov\/ency\/article\/000063.htm<br \/>\nWebMD. (2016, 22 Maret). Do You Know The Symptoms of Heart Attack and Stroke. Diperoleh 20 Desember 2017 dari: https:\/\/www.webmd.com\/heart-disease\/spot-a-stroke-heart-attack_<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Serangan jantung dan stroke sering terjadi secara mendadak, namun ternyata ada tanda peringatan sebelum serangan terjadi Serangan jantung dan stroke sering terjadi secara mendadak, namun &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4950,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[315],"tags":[],"class_list":["post-501","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pkmngaglik1.slemankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/501","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pkmngaglik1.slemankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pkmngaglik1.slemankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkmngaglik1.slemankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkmngaglik1.slemankab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=501"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pkmngaglik1.slemankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/501\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4976,"href":"https:\/\/pkmngaglik1.slemankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/501\/revisions\/4976"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pkmngaglik1.slemankab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4950"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pkmngaglik1.slemankab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=501"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkmngaglik1.slemankab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=501"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pkmngaglik1.slemankab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=501"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}